Jumat, 13 April 2012

KELUARGAKU, SURGAKU



Ada Buku "Kupinang Engkau dengan Hamdalah" dan "Berpacaran Sesudah Menikah".
Saya belum pernah membaca kedua buku ini, tapi dengan membaca Judulnya ada kebahagiaan yang tentram dan abadi di dalamnya.


Bunda, Fitriani


Adakah suatu keluarga yang pernah mencita-citakan "habis menikah, jalani dulu, bis itu, barulah cerai". Bagiku ini adalah pemikiran yang hanya dipunyai oleh orang yang jauh dari Petunjuk Al- Qur'an dan Hadits. Emang sih kita bisa membuat suatu pribahasa "Dimana ada Perjumpaan, pasti Ada Perpisahan" & "Dimana ada Perkawinan, disitu Ada Perceraian".


Fira dan Ayu, ni masih di kontrakan
Kata Perceraian memang selalu menghantui suatu keluarga, (misi Syaitan pun adalah "memisahkan suami-istri yang bahagia"). Keluargaku pun demikian, bibir seolah akan melepaskan 1 kata itu bilamana terjadi perselisihan yang berkepanjangan.
Hidayah dan Petunjuk Allah SWT, seakan dan pasti membimbing keluarga ini tanpa aku sadari, seolah cobaan atau hukuman itu datang, sesudah itu pendewasaan diberikan dariNYA kepada kami, sehingga lambat laun walaupun sedikit membaca buku, melibatkan nasehat orang lain, menonton TV, belajar berkeluarga pun kuperoleh, mungkin benar pepatah "Pengalaman adalah Guru yang Terbaik".


Tentu banyak yang seperti ini, apalagi keluarga itu baru tumbuh 2-4 tahun, berbagai macam perilaku sering menimbulkan perselisihan yang pasti datangnya karena kebiasaan-kebiasaan sebelum menikah. Menjalani bahtera keluarga ini, tidak mudah dan sulit melaluinya. Anjuran Menikah dari Rasulullah seolah saya menyamakan dengan menyerukan agar kita "Meninggalkan alam Kegelapan menuju Alam yang Terang Benderang". Tentunya menuju cahaya yang terang-benderang itu, banyak cobaan, banyak godaan, banyak tantangan. Akan tetapi dengan tujuan untuk penyempurnaan diri, cahaya itu akan diraih.


Anugrah 2 anak (Annisa Musfira Artanti, 240608 dan Andina Nafiiza Ayu, 030510) menjadi pelengkap kebahagiaan keluarga ini sekaligus memberikan tanggung jawab atas titipan Allah ini. Berbagai bentuk Perselisihan menjadi bumbu yang menambah Kebahagiaan dan Kedamaian di keluarga ini.
YA ALLAH, SEMOGA ENGKAU TETAP MENJAGA DAN MEMBIMBING KAMI, JAUHKANLAH GODAAN SYAITAN DARI KELUARGA INI, SEHINGGA KEBAHAGIAAN YANG KAMI RASAKAN SAAT INI MENJADI BAGIAN DARI SURGAMU DAN JUGA MENJADI KEBAHAGIAAN KEDUA ORANG TUA KAMI. AMINNN


posting ini adalah catatanku di facebook Tgl. 19 September 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar